08 July 2019

Mantan Bek Barito ini Terancam absen saat laga Persebaya Vs Barito Putera

Pemain yang menggantikan Hansamu Yama di Barito
Potretbanua.com - Palang pintu andalan Persebaya Surabaya, Hansamu Yama terancam tidak bisa ikut bertanding saat tim Bajul Ijo melawan Barito Putera, Selasa (9/7/2019).

Indikasi absennya bek Timnas Indonesia itu di laga Persebaya Vs Barito Putera setidaknya terlihat dari ketidakhadirannya dalam latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Minggu (7/7/2019).

Persebaya akan kembali bermin melawan Borito Putera dalam laga tunda pekan keempat di Stadion Gelora Bung Tomo (9/7/2019).

Kemungkinan besar bek tengah asal Mojokerto itu absen karena masih cedera pinggang. Seperti diketahui, akibat cedera itu, Hansamu juga absen membela Persebaya saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo, pada Jumat (5/7/2019) .

"Iya, dia (Hansamu) belum bisa ikut latihan dan masih butuh penanganan," kata Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, Minggu (7/7/2019).

Namun kalau benar Hansamu belum bisa bermain karena cedera, Persebaya kemungkinan besar akan mengulang skemanya pekan lalu saat melawan Persib.

Di laga tersebut, Djadjang menduetkan Otavio Dutra - M Syaifuddin yang hasilnya Persebaya pesta empat gol tanpa kebobolan ke gawang Persib.

Hasil itu sekaligus menjadi yang pertama kalinya Persebaya bisa cleansheet pada musim ini.
Tim pelatih Persebaya harus pintar-pintar mengatur komposisi tim mengingat ancaman cedera pemain karena jadwal pertandingan yang padat bisa terjadi sewaktu-waktu.

Persebaya Surabaya punya cara tersendiri mengatasi jadwalnya padat di bulan Juli 2019 agar pemainnya tidak mengalami kelelahan.
Irfan Jaya dkk dalam bulan ini memang melakoni banyak pertandingan dengan jarak yang cukup singkat. Ada lima laga dalam waktu 17 hari sejak 19 Juni lalu.

Kelima laga itu Persebaya melawan Madura United (19/6), Borneo FC (23/6), Madura United (27/6), Persela Lamongan (1/7), dan Persib Bandung (5/7).

Usai bermain pada pekan ketujuh Liga 1 2019, Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyebut timnya punya cara mengatasi jadwal padat.

"Setiap habis main, kita recovery. Mereka yang tidak main akan latihan, yang main kita beri jogging 10 menit saja, setelah itu free untuk massage," kata Djadjang, Minggu (7/7/2019).

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu memilih tidak memberikan latihan berat kepada pemain yang baru bermain agar tidak kelelahan.

Mengingat timnya bermain dengan jadwal yang padat dengan jarak tiga hari saja dari setiap laganya.
"Itu kami lakukan untuk menghindari pemain dari kelalahan karena tiap tiga hari kita main. Kalau latihan lagi nanti kecapekan," jelas pelatih asal Majalengka itu.

No comments:
Write comments