Beauty

Searching...
11 January 2018

Serunya Beli dan Makan Durian Langsung di Kebunnya di Desa Biih

January 11, 2018
Warga Banua ingin mencoba sensasi baru kreasi warga Desa Biih, yakni membeli dan memakan durian langsung di kebun durian yang berlokasi di belakang kantor desa setempat. Kita Dapat menikmati sensasi makan durian di destinasi buah durian di desa itu. Dia pun menyatakan rasa bangganya akan kreativitas warga dan aparat Desa Biih. 
“ini sangat bagus, memanfaatkan potensi alam sehingga masyarakat bisa datang berlibur sambil menikmati durian. Ada lahan yang bisa dimafaatkan masyarakat dan dinikmati semua pihak. Karena baru dibuka Sabtu kemarin wajar jika masih ada kekurangan-kekurangan namun kami sangat bangga dengan upaya masyarakat guna memperkenalkan desa ini,” ujar Wabup.

Desa Biih adalah satu dari 20 desa di Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar. Mungkin semua orang di Kalsel pernah mendengar ‘harum’nya nama desa ini.

Tidak banyak yang tahu pasti di mana lokasinya dan banyak yang tidak pernah ke sana, namun kalau disebut durian biih, pasti banyak yang tahu dan pernah merasakannya.

Di pengujung tahun ini, saat musim durian tiba, nama Desa Biih kembali mengiang di telinga para pecinta buah durian. Ya, durian-durian terkenal yang dihasilkan di desa ini kembali muncul. Semisal Si Penyangat, Si Pengantin, Si Amas, Si Jukung, Si Taruna, ataupun Si Cupikan dan lainnya kembali bisa dinikmati pecinta durian.

Sebagai catatan, durian Si Penyangat pernah menyabet juara dua pada kontes durian nasional beberapa tahun lalu.

Guna lebih memperkenalkan Desa Biih, ada yang beda pada pengujung tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Kali ini aparat dan masyarakat desa menyajikan sensasi baru bagi penikmat durian. Mereka membuka destinasi wisata durian di Desa Biih.

Pengunjung bisa datang langsung datang ke kebun durian yang berlokasi sekitar 200 meter ke arah belakang kantor desa. Di sana, buah-buah durian top asal Desa Biih dijual dan bisa dinikmati langsung di kebun durian.

Duduk bersila di atas tikar sambil berbincang dengan penjualnya, pengunjung bisa mendapatkan durian dengan cita rasa tinggi dengan harga mulai Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. Tergantung ukuran dan jenis durian yang diinginkan oleh pembeli.

Lebih menarik lagi, durian yang dijual merupakan durian yang benar-benar matang di pohon dan jatuh dari pohonnya. Bukan durian yang diperam dan baru dijual setelah matang.

Destinasi buah durian di Desa Biih ini baru dibuka pada akhir pekan tadi, tepatnya Sabtu (23/12/2017). Destinasi atau menyantap durian di kebunnya ini bisa ditemui pada Sabtu dan Minggu serta hari libur lainnya selama musim durian masih berlangsung.

Ingin mencoba sensasi ini, bisa mendatangi Desa Biih yang berjarak sekitar 17 kilometer dari Kota Martapura. Pengunjung bisa melewati Jalan Melati dan masuk melalui Desa Malimali, Kecamatan Karangintan ataupun melalui Desa Karangintan.

Memang belum ada penunjuk arah yang terpasang di sepanjang jalan, namun dengang mengandalkan keramahan warga setempat kita bisa bertanya dan minta ditunjukkan arah menuju Desa Biih.

0 comments:

Post a Comment