Beauty

Searching...
14 January 2018

Barito ditekuk Arema Pada Laga Uji coba sebelum Piala Presiden

January 14, 2018
Barito Putera harus mengalami kekalahan 0-2 saat menghadapi Arema FC dalam laga uji coba di Stadion Gajayana, Malang, Minggu 14 Januari 2018. Meskipun demikian, pelatih Barito, Jacksen F Tiago, tetap puas atas performa timnya.

Menurunkan komposisi terbaiknya tim Singo Edan langsung mengambil inisiatif permainan.
–– ADVERTISEMENT ––

Memasang Thiago Furtuoso di ujung tombak, tim Arema FC mampu langsung menguasai permainan.
Beberapa kali tim Singo Edan mampu membahayakan gawang Barito Putera. Peluang pertama didapat oleh Rodrigo Ost menit 17'.

Sepakannya masih terlalu lemah, sehingga masih bisa diamankan oleh Dian Agus Prasetyo.
Usai peluang tersebut, Arema FC terus memberikan tekanan kepada lini pertahanan Barito Putera. Peluang kembali hadir menit 35'.

Arthur Cunha mendapat peluang emas memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Dedik Setiawan. Namun, upayanya masih mampu digagalkan oleh Dian Agus.


Tak sampai di situ, menit 39' sebuah peluang emas kembali hadir. Kali ini giliran Johan Ahmat Farizie yang mendapatkan bola liar hasil tusukan Thiago Furtuoso.

Hingga babak pertama berakhir, tak ada lagi peluang berbahaya yang didapat kedua tim. skor imbang 0-0 masih tetap bertahan.

Arema akhirnya memecah kebuntuan melalui Johan Ahmat Farizi pada menit 61.
Heading pemain yang akrab disapa Jhon ini memanfaatkan sepak pojok Ahmet Atayew menjebol gawang Barito.
Kemudian pada menit 73, Arema menambah keunggulan melalui Muhammad Rafli setelah memantaafkan assist Dedik.

Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.

"Cukup menarik. Saya puas, cukup banyak catatan. Saya lihat banyak perkembangan terutama segi materi pemain dan semangat juang," kata Jacksen.
Jacksen mengaku tidak mudah melawan Arema FC, di saat Barito sedang menjalani masa persiapan. Laskar Antasari baru melakukan persiapan satu bulan lebih. Berbeda dengan Singo Edan yang sudah melakukan persiapan hampir dua bulan.

"Ya kita persiapan baru selama satu bulan lebih. Faktor utama kekalahan tadi adalah stamina kurang. Terlihat sekali banyak strategi yang tidak dijalankan," ucap Jacksen.

Dari segi fisik, Barito kalah atas Arema FC. Namun, tim tamu masih berusaha memberi perlawanan. Terbukti di babak pertama Barito mampu menahan imbang Arema meski terus digempur serangan.

"Sebenarnya kalah karena kondisi fisik masih belum kuat. Itulah penyebab utama, dan sudah saya sampaikan ke pemain untuk bermain sesimpel mungkin. Karena kondisi fisik belum seperti biasanya," ujar Jacksen.

0 comments:

Post a Comment