24 March 2016

Pelatih Mulai Genjot Skill Pemain Barito Putera

Mundari Karya
Mundari Karya
Sejumlah pemain yang bakal memperkuat Barito Putera di pentas Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 mulai melakukan latihan di Lapangan Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta.

Namun dalam pekan ini, mereka menjalani latihan tidak di bawah arahan pelatih kepala Barito Putera, Mundari Karya. Karena, Mundari harus membawa tim sepak bola Kalsel berlaga di ajang Pra-PON yang berlangsung di Jawa Barat, 20-30 Maret.

Selama Mundari berada di Jawa Barat, para penggawa tim berjuluk Laskar Antasari ini harus menjalani latihan di bawah arahan asisten pelatih, Yunan Helmi.

Adapun pemain yang sudah menjalani latihan bersama Yunan Helmi adalah dua kiper Aditya Harlan dan Imam Arief Fadillah, Lucky Wahyu, serta dua rekrutan anyar, Adam Alis Setyano dan Ibrahim Conteh.
Selain itu, beberapa pemain seleksi juga ikut menjalani latihan, salah satunya adalah striker asal Brasil, Marcelo De Souza Porfirio.

Asisten pelatih Barito Putera, Yunan Helmi mengungkapkan, dia memang diminta untuk menangani pemain Barito Putera sementara Mundari membawa tim Pra-PON Kalsel berlaga di Jawa Barat.

“Saya mengarahkan latihan mereka yang tentunya menjalankan program yang dibuat Coach Mundari Karya,” terang Yunan.

Menurut Yunan, untuk porsi latihan selama satu pekan ini, dia lebih fokus untuk menggenjot endurance atau daya tahan para pemain. “Tapi porsinya belum masuk yang berat, masih yang sedang-sedang saja,” kata mantan pemain andalan Barito Putera ini.

Diungkapkan Yunan, itu perlu dilakukan agar kondisi fisik para pemain bisa terjaga dan lebih ditingkatkan.
Khususnya untuk pemain seleksi asal Brasil, Marcelo Souza, menurut Yunan, tim pelatih masih perlu melihat bagaimana daya tahan yang bersangkutan sebelum mengambil keputusan untuk merekrutnya atau tidak.

Diakui Yunan, dari sejumlah striker asing yang menjalani seleksi di Barito, memang Marcelo Souza yang paling menonjol. “Posturnya cukup bagus, besar. Dia punya kecepatan dan visi bermainnya sebagai striker juga cocok dengan kriteria Coach Mundari. Tapi kami tetap ingin memantaunya lagi. Makanya kami ingin tingkatkan endurance-nya, kami ingin memantau bagaimana permainannya dalam kondisi endurance yang bagus,” pungkas Yunan.

No comments:
Write comments