Advertisement

22 June 2019

Kalah dari Kalteng Putra, Barito Putera terlempar ke Dasar Klasemen

potretbanua.com - Kalah dari Kalteng Putra, Barito Putera terlempar ke Dasar Klasemen -  Barito Putera gagal memetik kemenangan di laga kandang saat menjamu sesama tim Kalimantan, Kalteng Putra dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019, Sabtu (22/6/2019) di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Laskar Antasari menyerah 1-2 dari Kalteng Putra.

Barito Putera sebetulnya dalam misi memutus catatan buruk di tiga laga sebelumnya di Liga 1 2019. Pada tiga laga itu, skuat polesan Jacksen F. Tiago belum pernah menang.

Tak heran, Barito Putera langsung bermain menggila sejak peluit pertandingan berbunyi. Gavin Kwan dkk berkali-kali menyerang pertahanan Kalteng Putra.

Sayangnya, penyelesaian akhir menjadi kendala Barito Putera pada babak pertama. Pun begitu dengan Kalteng Putra.

Alhasil, babak pertama pertandingan Barito Putera vs Kalteng Putra di Liga 1 2019 berakhir tanpa gol. Barito Putera pun terancam melorot ke papan bawah.

Usaha Barito Putera mencetak gol baru terwujud di babak kedua. Umpan Rizky Pora tidak disia-siakan Rafael Silva untuk membobol gawang Kalteng Putra pada menit ke-52.

Naas bagi Barito Putera, keunggulan mereka tidak bertahan lama. Diogo Campos sukses memanfaatkan kesalahan kiper Barito, Yo Jae-Hoon, untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-57.

Tren negatif Barito Putera pun akhirnya dipastikan setelah I Gede Sukadana mencetak gol kedua Kalteng Putra pada menit ke-76. Hingga pertandingan selesai, skor 2-1 untuk keunggulan Kalteng Putra tak berubah.

Kekalahan ini membuat Barito Putera masih tenggelam di zona degradasi dengan hanya memiliki satu poin dari empat laga yang sudah mereka mainkan. Sementara itu, Kalteng Putra melesat ke papan atas klasemen Liga 1 2019 dengan tujuh poin dari empat laga.

Jacksen F Tiago Resmi Mundur dari Barito Putera ?

potretbanua.com - Jacksen F Tiago Mundur dari Barito Putera - Jacksen F. Tiago terpaksa mundur dari Barito Putera usai kalah 1-2 dari Kalteng Putra dalam laga pekan kelima Shopee Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (22/6/2019).

Pelatih asal Brasil itu secara jujur menyadari dirinya tak mampu mengangkat prestasi Laskar Antasari yang hingga pekan kelima ini terpuruk di posisi juru kunci klasemen sementara.

Bahkan, hasil terbaik yang diraih klub asal Banjarmasin ini hanya satu kali bermain imbang ketika menjamu Persija. Sisanya, mereka menelan kekalahan.

"Sebagai profesional, ketika saya gagal dalam bekerja, saya harus mengakuinya dengan jujur. Secara ksatria, saya juga harus mundur dari posisi pelatih Barito Putera. Saya yang bertanggung jawab penuh atas prestasi tim ini," tutur Jacksen Tiago.

Dikutip potretbanua.com dari bola.com Mantan arsitek Persipura ini memutuskan mundur terhitung, Sabtu (22/6/2019). Jacksen Tiago pun, Minggu (23/6/2019), telah mendarat di Surabaya untuk berkumpul dengan keluarganya.

"Saya baru mendarat di Juanda. Kalau saya memaksakan diri bisa saja tetap bertahan di Barito karena saya kontrak selama tiga tahun dan akan berakhir September nanti. Tapi, saya harus mundur agar manajemen bisa mencari pelatih yang lebih bagus dan bisa mengangkat tim ini. Apalagi kompetisi baru berjalan, jadi pelatih baru nanti punya banyak waktu untuk memperbaikinya," kata Jacksen.

Sosok yang pernah membela Petrokimia Putra dan Persebaya saat masih aktif menjadi pemain ini mengungkapkan dirinya belum bertemu dengan Manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, soal keputusannya mundur.

"Saya belum pamit Pak Hasnur. Besok (Senin, 24/6/2019), saya akan bertemu beliau di Jakarta. Hubungan kami baik, maka saya harus pamit dengan baik juga," ujarnya.

Sebenarnya sejak jauh hari Jacksen Tiago berniat meletakkan jabatan sebagai pelatih kepala Barito Putera.

"Setelah berpikir dan mempertimbangkan dengan matang, saya bertekad apapun hasil melawan Kalteng Putra, baik menang, kalah, atau seri. Saya tetap akan mundur. Jadi sebenarnya saya mundur bukan karena kekalahan Barito Putera dari Kalteng Putra kemarin," ungkapnya.

17 June 2019

Syaifullah Nazar Akan Perkuat Martapura FC Pada Liga 2 2019

Syaifullah Nazar Akan Perkuat Martapura FC Pada Liga 2 2019
Syaifullah Nazar Akan Perkuat Martapura FC Pada Liga 2 2019 - Sempat menghilang dari daftar skuat tim musim lalu, striker Banua Syaifullah Nazar kembali ke Martapura FC. Hal ini membuat Fullah sapannya diibaratkan sebagai kembalinya si anak hilang.

Seperti dikutip potretbanua.com dari tribunnews.com, Fullah resmi bergabung bersama 24 pemain lainnya setelah menjalani seleksi dan latihan bersama tim Laskar Sulthan Adam satu bulan terakhir.

Hampir sepanjang kariernya, Iful menghabiskan banyak waktu membela dua klub Banua. Dia pertama bergabung ke tim Barito Putera sejak 2010. Lima tahun di tim Laskar Antasari Iful memilih gabung ke Martapura FC.

Namun Fullah hanya bertahan dua tahun di tim yang juga berjuluk Macan Ghaib ini sebab 2018 Iful tidak ikut tim karena mengalami cedera.

Fullah menambahkan sebenarnya pada Piala Presiden lalu dia sudah bergabung juga di Martapura FC namun ketika menghadapi Pusam Borneo mengalami cedera saat bermain.
"Makanya saya dalam masa pemilihan cedera saat itu," ujar dia.

Selain Fullah di posisi striker ada banyak pemain lain yakni M Aidil Bogel, Rahel Radiansyah, Agus Salim soal ini Fillah menyerahkan sepenuhnya ke tim pelatih.

"Sebenarnya di dalam tim kami tidak ada merasa bersaing, semua pemain penting, dan semua pemain pasti berusaha memberikan yang terbaik buat MFC," ujar Fullah.

Apa lagi kata dia kompetisi tahun ini jadwalnya sangat padat semua pemain harus siap, rotasi pemain pasti dilakukan jadi semua pemain harus siap.

"Intinya semua pemain penting di dalam tim," lanjut Fullah.

Barsama Martapura FC musim ini Fullah memiliki target pribadi yakni berusaha memberikan yang terbaik buat tim yakni dengan meloloskan Martapura FC ke Liga 1.

"Mudah mudahan tahun ini kami bisa mewujudkan harapan pecinta sepak bola banua dengn membawa MFC ke kasta tertinggi,tolong doa ny kepada masyarakat banua," ucap dia.

Bagaimana dengan kesiangan diwilayah timur, Fullah menjelaskan dia merasa semua tim bagus dan siap menghadapi kompetisi.

"Saya tidak mau terlalu memperhitungkan lawan apa lagi meremehkn lawan yang harus saya pikirkan sejauh mana kesiapan saya dan tim menghadapi kompetisi tahun ini, Inshaa Allah kalau kami siap secara tim dan semua pemain bisa menjalankan taktik tim pelatih kami bisa melalui musim ini dengan Mudah dan bisa memenuhi harapan pencipta sepak bola banua," tambah dia.

Fullah merasa bersama Martapura FC suasana tim dari tahun ke tahun semakin baik. Suasana kekeluargaan sangat kental dan terasa hak ini membuat dia betah.

"Apalagi tahun ini tidak jauh beda dengan tahun tahun sebelumnya masih sama semua masih mendahulukan rasa kekeluargaan," ucap dia.

Gol Rafael Silva Ke Gawang Persija Jadi Sorotan Media Asing Brazil

Rafael Silva
Barito Putera memang gagal mendapatkan poin sempurna saat menjamu Persija Jakarta di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, dalam rangkaian laga pekan perdana kompetisi Liga 1 musim ini, pada 20 Mei 2019.

Namun satu gol yang dilesakkan oleh striker asing Barito Putera, Rafael Silva, ke gawang Persija, waktu itu, justru mencuri perhatian salah satu media Brasil. oglobo.globo.com. Media tersebut menulis bahwa gol yang dicetak penyerang asal Brasil itu ke gawang Andritany Ardhiyasa waktu itu cukup indah. “Itu adalah gol pertama sang striker untuk klub.

Seperti sebuah lukisan indah, ia menendang dari pintu masuk daerah penalti, delapan menit menjelang akhir,” tulis Oglobo seperti dilansir di laman resmi klub Barito Putera. Pada laga itu, Barito Putera sempat tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak Marko Simic.

Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Rafael Silva delapan menit jelang waktu normal berakhir.

Rafael sukses melepaskan sepakan keras kaki kanan yang menghujam ke pojok kiri gawang Andritany seusai menerima umpan dari Samsul Arif.

“Media itu (Oglobo.globo.com) adalah yang terbesar di Brasil. Saya senang bisa mempromosikan Barito,” ucap Rafael. Atas apresiasi yang diberikan oleh oglobo.globo.com, Rafael menyatakan, semakin termotivasi untuk bisa membawa Barito Putera dalam berprestasi di kompetisi Liga 1 musim ini, sekaligus merepresentasikan sepak bola Indonesia di tanah kelahirannya.

“Dengan pencapaian ini, saya makin termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Karena saya adalah duta sepak bola Barito dan sepak bola Indonesia di mata media Brasil,” kata dia.