Advertisement

04 May 2020

Profil Lengkap / Biografi KH. Ahmad Zuhdiannor atau Abah Guru Zuhdi

Dibulan ramadhan ini masyarakat Kalimantan Selatan dikejutkan berita Wafatnya Ulama Kharismatik Kalsel yaitu KH. Ahmad Zuhdiannor. beliau dikabarkan telah wafat di Rumah Sakit Medistra Jakarta.


KH. Ahmad Zuhdiannor / Poster Guru Zuhdi
Kepergian ulama yang dikenal salah seorang murid Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul ini membuat jutaan para pecinta ulama di Kalsel sangat kehilangan. Tak heran, berbagai kenangan yang berasal dari sosok Guru Zuhdi menimbulkan kerinduan yang mendalam. Di antaranya pesan atau kalimat hikmah yang pernah dia sampaikan semasa hidup, baik saat pengajian maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu  Ceramah yang disampaikan beliau memiliki khas dan sangat disukai banyak kaum muslimin baik kalangan tua dan muda, tidak heran setiap pengajian beliau selalu dipenuhi jamaah. Ceramah beliau juga sering diselingi dengan hal-hal yang membuat jemaah tersenyum dan tertawa. Berikut riwayat singkat dari Guru Zuhdi yang diambil dari berbagai sumber:

Riwayat Guru KH Zuhdianor
Guru Zuhdi dilahirkan tanggal 5 Rajab 40 tahun yang lalu, beliau adalah anak dari KH. Muhammad (pimpinan Al Falah setelah KH. Tsani) dimana KH. Muhammad dulu adalah sahabat Abah Guru Sekumpul (Muhammad Zaini Abdul Ghani) dan juga murid dari KH. Anang Sya'rani Arief. Diceritakan bahwa dulu Abah Guru pernah satu kelambu dengan KH. Muhammad.

Awal-awal Guru Zuhdi dulu membuka majlis jemaahnya masih sedikit tidak sebesar seperti sekarang dan pengajian kitab yang beliau bacakan yaitu dari catatan tangan majlis Abah Guru Sekumpul. Karena itulah para jemaah yang hadir dipengajian beliau banyak yang merasa rindunya kepada Abah Guru Sekumpul seperti terobati, selain itu juga bagaimana cara beliau bermajlis, isi kajiannya serta gaya bicara dan penjelasan beliau seperti Abah guru Sekumpul. Meskipun begitu banyak yang tidak berani menyamakannya Guru Zuhdi dengan pangkat serta kedudukan Abah Guru Sekumpul.

Tgl.10 Februari 2012 Tuan Guru Zuhdi genap 40 thn umur sidin.. Waktu Habib Abdurrahman keponakan Habib Umar ke rumah Tuan Guru Zuhdi, Habib bekesah lawan Tuan Guru Zuhdi, "Ustadz ana kada kenal lwn ente, Supaya ente tau kalo yang menyuruh ana kesini adalah orang yang di photo ini", Habib sambil menunjuk Photo Abah Guru Sekumpul, سبحان الله

Tuan Guru Zuhdi lahir, 10 Februari 1972, di Al-falah 2 bulan ja sawat, karena garing tarus, Habis tu mangaji kewadah Kai sidin di Alabio, Kai meninggal , Bulik ke Banjar mengaji lawan Abah sidin sorangan, Habis itu mengaji ke wadah Mualim Sukur Teluktiram Banjarmasin, Mualim meninggal di serahkan Abah sidin ke wadah Abah Guru Sekumpul, Kata2 pertama yang keluar di muntung Abah Guru Sekumpul yang pandir Beliau lawan Guru Muhammad (Orang tua Tuan Guru Zuhdi).. "Muhammad, ikam handak tahu'lah.. anak ikam tu kenanya 'Alim pada ikam.. سبحان الله, Tuan Guru Sekumpul Kasyaff.

Tuan Guru Zuhdi pernah bepesan jar sidin, pas ikam di majelis ku, karamkan perasaan ikam kalo ikam ada di Majelis Abah Guru Sekumpul, di rasakan kalo membacakan kitab itu Abah Guru Sekumpul lain aku, Aku pun jar sidin mengaramkan perasaan ku kalo yg membacakan kitab adalah Abah Guru Sekumpul lain aku, sidin melajari adab di Majelis sidin, nampak banar sidin memuliakan Guru2 sidin.. kada handak batimbul2.. Mudahan kita kawa menggawi apa yang di padahi sidin

Pernah suatu saat di majelis sidin tahun 2002 di rumahnya H.Alwi jalan sulawesi.. Sidin be ujar, "Amun jamaah handak tulak kepengajian Sekumpul, kadada baisi duit ambil duitnya lawan aku", "Pernah jua kejadian waktu pengajian Sekumpul tekumpul se taxi Martapura lawan sidin, di antara yang ada di taxi itu kenal dan merawa sidin, Pas sampai ke sekumpul semuan yang ada di taxi di bayari akan sidin", Mutaba'ah sidin lawan Abah Guru Sekumpul luar biasa, Akhlak Abah Guru Sekumpul tampak banar di diri Tuan Guru Ahmad Zuhdiannoor

Sumber : https://sepintaskabar.blogspot.com/2017/07/profil-kh-zuhdiannoor-ulama-banjar.html

Penyanyi campursari Didi Kempot Meninggal

Penyanyi campursari Didi Kempot Meninggal
Potretbanua.com - Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020). Penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo itu sempat dibawa ke rumah sakit tersebut dalam kondisi tak sadar.

Hal tersebut dibenarkan Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez. Lord Didi, julukan para penggemar untuk penyanyi tersebut, meninggal pagi ini, pukul 07.45 WIB.
.
"Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga," ujar Divan kepadadetikcom.
.
Menurutnya, Didi masuk rumah sakit baru pagi ini. Namun dia belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Didi Kempot.
.
"Infonya pukul 07.30 WIB tadi baru masuk. Penyebabnya masih saya cek dulu," katanya.
.
Pelantun lagu-lagu campursari kenamaan tersebut meninggal pada usia 53 tahun. Tentang rencana pemakaman Didi Kempot masih belum diketahui.

29 April 2020

Iuran BPJS Batal Naik, Tarif kembali seperti semula mulai 1 Mei 2020

Iuran BPJS Batal Naik, Tarif kembali seperti semula mulai 1 Mei 2020
potretbanua.com -Iuran BPJS Kesehatan batal naik. Mulai 1 Mei 2020, iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja alias peserta mandiri, kembali ke tarif semula. Yakni, Rp80 ribu untuk kelas I, Rp51 ribu untuk kelas 2, dan Rp25.500 untuk kelas 3.

Keputusan itu mengacu pada Peraturan Presiden 82 Tahun 2018 sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 7P/HUM/2020 yang menyatakan membatalkan Pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan perhitungan penerapan penyesuaian iuran sesuai dengan putusan MA adalah per 1 April 2020. Artinya, untuk iuran Januari-Maret 2020 akan tetap mengacu Perpres 75 Tahun 2019.

Yaitu, sebesar Rp160 ribu untuk kelas 1 peserta mandiri, Rp110 ribu untuk kelas 2, dan Rp42 ribu untuk kelas 3.

Jadi, sambung Iqbal, BPJS Kesehatan memastikan untuk iuran Januari-Maret tidak akan ada pengembalian dana atau kompensasi untuk bulan berikutnya.

"Namun, terhadap kelebihan iuran peserta yang telah dibayarkan pada April 2020 akan dikompensasikan ke iuran pada bulan berikutnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4).

BPJS Kesehatan sudah melakukan penyesuaian sistem teknologi informasi (TI) serta penghitungan kelebihan iuran peserta. Iqbal berharap per 1 Mei 2020, peserta sudah mendapatkan tagihan yang telah disesuaikan.

Pada prinsipnya, ia melanjutkan, BPJS Kesehatan ingin pelayanan kesehatan kepada peserta tidak terhambat. Terutama memperhatikan kondisi sosial ekonomi saat ini di tengah pandemi covid-19.
Dengan dikembalikannya nominal iuran segmen PBPU sesuai Putusan MA per 1 Mei 2020 ini, diharapkan dapat membantu dan tidak membebani masyarakat. Peserta dapat terus berkontribusi, menjaga status kepesertaannya tetap aktif dengan rajin membayar iuran rutin setiap bulannya.

22 April 2020

Inilah Situs Resmi Tracking Covid-19 dari Pemko Banjarmasin

Inilah Situs Resmi Tracking Covid-19 dari Pemko Banjarmasin
potretbanua.com - Pemerintah kota Banjarmasin resmi membuat website khusus untuk informasi COVID-19. Situs ini sudah diluncurkan beberapa waktu lalu. Laman ini akan menampilkan data dan perkembangan terbaru tentang penyebaran virus mematikan itu.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina memastikan situs ini akan menampilkan data realtime. Yang diperbarui secara berkala oleh Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Banjarmasin.

“Ini adalah upaya kami untuk lebih transparan dalam menyampaikan informasi terkait COVID-19,” ucapnya.

Website ini  bisa dibuka di alamat corona.banjarmasinkota.go.id. Siapa saja bisa mengaksesnya secara langsung. Di mana saja dan kapan saja.

Informasi yang diunggah diklaim sangat detail dan akurat. Mulai dari menampilkan jumlah orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), hingga mereka yang positif.