Advertisement

17 June 2019

Syaifullah Nazar Akan Perkuat Martapura FC Pada Liga 2 2019

Syaifullah Nazar Akan Perkuat Martapura FC Pada Liga 2 2019
Syaifullah Nazar Akan Perkuat Martapura FC Pada Liga 2 2019 - Sempat menghilang dari daftar skuat tim musim lalu, striker Banua Syaifullah Nazar kembali ke Martapura FC. Hal ini membuat Fullah sapannya diibaratkan sebagai kembalinya si anak hilang.

Seperti dikutip potretbanua.com dari tribunnews.com, Fullah resmi bergabung bersama 24 pemain lainnya setelah menjalani seleksi dan latihan bersama tim Laskar Sulthan Adam satu bulan terakhir.

Hampir sepanjang kariernya, Iful menghabiskan banyak waktu membela dua klub Banua. Dia pertama bergabung ke tim Barito Putera sejak 2010. Lima tahun di tim Laskar Antasari Iful memilih gabung ke Martapura FC.

Namun Fullah hanya bertahan dua tahun di tim yang juga berjuluk Macan Ghaib ini sebab 2018 Iful tidak ikut tim karena mengalami cedera.

Fullah menambahkan sebenarnya pada Piala Presiden lalu dia sudah bergabung juga di Martapura FC namun ketika menghadapi Pusam Borneo mengalami cedera saat bermain.
"Makanya saya dalam masa pemilihan cedera saat itu," ujar dia.

Selain Fullah di posisi striker ada banyak pemain lain yakni M Aidil Bogel, Rahel Radiansyah, Agus Salim soal ini Fillah menyerahkan sepenuhnya ke tim pelatih.

"Sebenarnya di dalam tim kami tidak ada merasa bersaing, semua pemain penting, dan semua pemain pasti berusaha memberikan yang terbaik buat MFC," ujar Fullah.

Apa lagi kata dia kompetisi tahun ini jadwalnya sangat padat semua pemain harus siap, rotasi pemain pasti dilakukan jadi semua pemain harus siap.

"Intinya semua pemain penting di dalam tim," lanjut Fullah.

Barsama Martapura FC musim ini Fullah memiliki target pribadi yakni berusaha memberikan yang terbaik buat tim yakni dengan meloloskan Martapura FC ke Liga 1.

"Mudah mudahan tahun ini kami bisa mewujudkan harapan pecinta sepak bola banua dengn membawa MFC ke kasta tertinggi,tolong doa ny kepada masyarakat banua," ucap dia.

Bagaimana dengan kesiangan diwilayah timur, Fullah menjelaskan dia merasa semua tim bagus dan siap menghadapi kompetisi.

"Saya tidak mau terlalu memperhitungkan lawan apa lagi meremehkn lawan yang harus saya pikirkan sejauh mana kesiapan saya dan tim menghadapi kompetisi tahun ini, Inshaa Allah kalau kami siap secara tim dan semua pemain bisa menjalankan taktik tim pelatih kami bisa melalui musim ini dengan Mudah dan bisa memenuhi harapan pencipta sepak bola banua," tambah dia.

Fullah merasa bersama Martapura FC suasana tim dari tahun ke tahun semakin baik. Suasana kekeluargaan sangat kental dan terasa hak ini membuat dia betah.

"Apalagi tahun ini tidak jauh beda dengan tahun tahun sebelumnya masih sama semua masih mendahulukan rasa kekeluargaan," ucap dia.

Gol Rafael Silva Ke Gawang Persija Jadi Sorotan Media Asing Brazil

Rafael Silva
Barito Putera memang gagal mendapatkan poin sempurna saat menjamu Persija Jakarta di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, dalam rangkaian laga pekan perdana kompetisi Liga 1 musim ini, pada 20 Mei 2019.

Namun satu gol yang dilesakkan oleh striker asing Barito Putera, Rafael Silva, ke gawang Persija, waktu itu, justru mencuri perhatian salah satu media Brasil. oglobo.globo.com. Media tersebut menulis bahwa gol yang dicetak penyerang asal Brasil itu ke gawang Andritany Ardhiyasa waktu itu cukup indah. “Itu adalah gol pertama sang striker untuk klub.

Seperti sebuah lukisan indah, ia menendang dari pintu masuk daerah penalti, delapan menit menjelang akhir,” tulis Oglobo seperti dilansir di laman resmi klub Barito Putera. Pada laga itu, Barito Putera sempat tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak Marko Simic.

Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Rafael Silva delapan menit jelang waktu normal berakhir.

Rafael sukses melepaskan sepakan keras kaki kanan yang menghujam ke pojok kiri gawang Andritany seusai menerima umpan dari Samsul Arif.

“Media itu (Oglobo.globo.com) adalah yang terbesar di Brasil. Saya senang bisa mempromosikan Barito,” ucap Rafael. Atas apresiasi yang diberikan oleh oglobo.globo.com, Rafael menyatakan, semakin termotivasi untuk bisa membawa Barito Putera dalam berprestasi di kompetisi Liga 1 musim ini, sekaligus merepresentasikan sepak bola Indonesia di tanah kelahirannya.

“Dengan pencapaian ini, saya makin termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Karena saya adalah duta sepak bola Barito dan sepak bola Indonesia di mata media Brasil,” kata dia.

Barito Putera mengincar kemenangan pertama saat menghadapi Kalteng Putra pada pekan kelima Liga 1 2019

Inilah 5 Tim Pesaing Terberat Barito Putera di Liga 1 2019
Barito Putera akan menjamu Kalteng Putra dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/6/2019).

Kemenangan menjadi hal wajib bagi Barito Putera untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1 2019.

Skuat berjulukan Laskar Antasari ini menempati peringkat ke-17 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan awal Liga 1 2019.

Mereka hanya mampu bermain imbang satu kali melawan Persija Jakarta, sisanya mereka takluk dari Madura United dan Bhayangkara FC.

Tentu, ini menjadi masalah besar bagi Barito Putera yang dihuni oleh sederet pemain tim nasional Indonesia.

Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago bertekad untuk mengakhiri fase buruk timnya saat jumpa Kalteng Putra nanti.

"Kalau target kami wajib menang, karena sudah lelah dengan hasil buruk akhir-akhir ini," kata Jacksen dikutip potretbanua.com dari BolaSport.

Namun, persiapan Barito Putera sedikit terhambat lantaran beberapa pemain masih bergabung dengan timnas Indonesia.

Seperti diketahui, empat pemain Barito Putera dipanggil timnas Indonesia, dua pemain untuk skuat senior dan dua lainnya bersama timnas U-23 Indonesia.

Mereka ialah Evan Dimas Darmono, Rizky Rizaldi Ripora, Yakob Sayuri, dan Dandi Maulana. Jacksen berharap mereka sudah bisa dimainkan saat melawan Kalteng Putra.

Jacksen berharap mereka sudah bisa dimainkan saat melawan Kalteng Putra.

14 May 2019

Resep Membuat Wadai Untuk Khas Kalsel

Resep Membuat Wadai Untuk Khas Kalsel
Camilan khas Banjarmasin ini memiliki nama yang unik yaitu, wadai untuk. Namun, jangan salah, walaupun  namanya menggelikan kue ini punya citra rasa yang sangat enak, dan menarik, dan merupakan salah satu jajanan khas masyarakat Kalimantan Selatan. Kue khas Banjarmasin yang mirip dengan roti goreng. Wadai memiliki rasa gurih, apalagi ditambah isian kelapa, kacang hijau dan pisang talas.

Camilan jadul ini digemari siapa saja, apalagi sekarang isiannya sudah banyak diinovasi dengan keju, cokelat, hingga sosis. Rasanya juga tak kalah lezat dengan aslinya.

Tidak harus ke Banjarmasin untuk mencicipi wadai. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Cara membuatnya juga tidak sulit, Anda hanya membutuhkan beberapa bahan seperti, tepung terigu, telur, margarin, ragi, kelapa, kacang hijau, dan lainnya.

Penasaran? simak cara pembuatannya :


Bahan :

  • 1 kg terigu
  • 2 butir telur ayam
  • 2 gelas gula pasir
  • 1 bungkus instan gist
  • 1 sdt vanili
  • 50 gr mentega
  • 150 gr mentega campur dengan minyak goreng
  • 1 buah kelapa, diparut 
  • gula merah dan daun pandan secukupnya
  • air secukupnya

Cara membuat :

  • 1. Masukkan gula pasir, air hangat, fermipan ke dalam gelas, aduk hingga rata, diamkan hingga keluar gelembung-gelembung memenuhi gelas.
  • 2. Siapkan baskom, masukkan tepung terigu, telur, aduk menggunakan mixer hingga rata.
  • 3. Tambahkan biang yang sudah mengembang, lalu mix kembali tambahkan air perlahan hingga adonan setengah kalis, lalu masukkan garam, margarin, mix kembali hingga kalis, dan elastis.
  • 4. Siapkan baskom yang sudah diolesi margarin, letakkan adonan yang sudah kalis, tutup dengan plastik whap, diamkan hingga adonan mengembang dua kali lipat.
  • 5. Setelah adonan mengembang, kempeskan, lalu bagi adonan, sesuai keinginan. Isi dengan bahan isian.
  • 6. Lakukan hingga semua adonan terisi.
  • 7. Siapkan wajan, lalu panaskan minyak goreng dengan api kecil.
  • 8. Goreng wadai sambil dibolak-balik, hingga kuning kecoklatan.
  • 9. Tiriskan. Wadai siap disajikan.